Jangan pernah kita meletakkan harapan pada ciptaan. Sebab, ciptaan sifatnya menghancurkan. Letakkan sepenuh hati kita kepada Allah. Dia akan menjaga dari remuknya ia. Dia akan mendengar dalam diamnya kita. Karena kita datang dari Allah. Tiada pernah dia remukkan apa yang Dia sayang.
Karena Hatiku Memilihmu..
Allah memberi cabaran kepada Nabi Ibrahim pada cintanya terhadap anaknya, Nabi Ismail. Kalau lihat dengan teliti pun, Allah mencabar Nabi Yaqub dengan kehilangan Nabi Yusuf, anak yang paling dicintainya. Lihat juga Nabi Nuh yang cabarannya adalah anak yang tidak mau mengikutinya.
Allah memberikan cabaran cabaran ini agar mereka melihat kembali bahwa cinta kepada Allah itulah cinta yang tertinggi. Mungkin kamu kena muhasabah akan hubungan kamu dengan Allah. Kuatkan, tingkatkan. Mungkin yang sekarang ini tidak cukup.
Allah expects better from you bie.
Hati manusia itu ditangan Allah. Insha Allah, kalau benar benar bergantung harap kepada-Nya, Allah akan bukakan hati mereka, mempermudahkan urusan kita. Rasulullah once said, "Sesungguhnya kalbu Bani Adam itu terletak antara dua jari Ar-Rahman, laksana satu kalbu. Dia membolak-balikannya mengikut kehendak-Nya. Tetapi pertama sekali, kepada Allahlah kita pergi. Bukankah demikian?
Give yourself time to find true love for your Rabb.
Percaturan Allah tak pernah sia-sia. Sabarlah. Jazakallahu khoir for this answer. Thanks Allah Ya Rabb. You're jealous with me ya hehe. Okay, after this i'll just focus my love to You and Rasul Karim, Muhammad Bin Abdullah.
Rabu, 08 Februari 2017
Diposting oleh
Irma Nadia
di
17.38
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar