Rabu, 08 Februari 2017

Jangan pernah kita meletakkan harapan pada ciptaan. Sebab, ciptaan sifatnya menghancurkan. Letakkan sepenuh hati kita kepada Allah. Dia akan menjaga dari remuknya ia. Dia akan mendengar dalam diamnya kita. Karena kita datang dari Allah. Tiada pernah dia remukkan apa yang Dia sayang.
Karena Hatiku Memilihmu..
Allah memberi cabaran kepada Nabi Ibrahim pada cintanya terhadap anaknya, Nabi Ismail. Kalau lihat dengan teliti pun, Allah mencabar Nabi Yaqub dengan kehilangan Nabi Yusuf, anak yang paling dicintainya. Lihat juga Nabi Nuh yang cabarannya adalah anak yang tidak mau mengikutinya.
Allah memberikan cabaran cabaran ini agar mereka melihat kembali bahwa cinta kepada Allah itulah cinta yang tertinggi. Mungkin kamu kena muhasabah akan hubungan kamu dengan Allah. Kuatkan, tingkatkan. Mungkin yang sekarang ini tidak cukup.
Allah expects better from you bie.
Hati manusia itu ditangan Allah. Insha Allah, kalau benar benar bergantung harap kepada-Nya, Allah akan bukakan hati mereka, mempermudahkan urusan kita. Rasulullah once said, "Sesungguhnya kalbu Bani Adam itu terletak antara dua jari Ar-Rahman, laksana satu kalbu. Dia membolak-balikannya mengikut kehendak-Nya. Tetapi pertama sekali, kepada Allahlah kita pergi. Bukankah demikian?
Give yourself time to find true love for your Rabb.
Percaturan Allah tak pernah sia-sia. Sabarlah. Jazakallahu khoir for this answer. Thanks Allah Ya Rabb. You're jealous with me ya hehe. Okay, after this i'll just focus my love to You and Rasul Karim, Muhammad Bin Abdullah.

 MUHASABAH & MOTIVASI SEORANG MUSLIM


  • CINTA pada manusia hanyalah perhiasan. Apabila jatuh ia akan sakit, sedangkan CINTA kepada ALLOH adalah CINTA yang HAKIKI, ABADI dan KEKAL.
  • Ingatlah MATI dalam segala keadaan. Agar kita tidak lalai. Jiwa senantiasa takut dan gentar pada ALLOH. Kita pun takut hendak berbuat dosa. KEMATIAN itu satu keyakinan dan sepatutnya dari DETIK ke DETIK kita TUNGGU, serta bersedia membuat PERSIAPAN.
  • Tidak ada musibah yang paling besar yang akan menimpa manusia, selain daripada memiliki hati yang keras lagi jauh dari hidayah Alloh. Diciptakan api neraka untuk mencairkan hati-hati yang keras, & hati yang keras adalah hati yang jauh dari hidayah Alloh. Siapa yang ingin memiliki hati yang suci, ikutlah suruhan Alloh & tinggalkan hawa nafsu.
  • Jika fisikmu lemah, maka kuatkanlah dengan pikiranmu.Jika pikiranmu bimbang, maka tenangkanlah dengan hatimu.Jika hatimu ragu, maka luruskanlah dengan imanmu.Sungguh, bersatunya saudara-saudaramu hanya dengan iman.
  • Semoga Alloh menjaga lelahmu dan memberkahi hari-harimu saudaraku fillah. Tiap proses dalam hidup bernilai ilmu jika kita bisa mengambil hikmahnya, akan bernilai ibadah jika kita bisa menjaga niatnya. Bukan seberapa besar hasil yang kita capai, tetapi seberapa besar apa yang kita usahakan.
  • Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita baca, bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan, bukan dari penatnya mulut dalam diskusi, tetapi dari amal yang keluar dari setiap desah nafas kita.
  • Niat untuk mendapatkan Ridho Alloh adalah niat yang terbaik & akan menyebabkan segala sesuatu menjadi baik. Baik ketika mengerjakan maupun hasil yang didapatkan. Benar & lurus dalam niat akan meluruskan & memudahkan jalan. Meskipun ada hambatan, niat itu akan menguatkan kita untuk menerjangnya. Jika ada lawan, niat itu akan menjadikan kita kuat mengalahkannya. THE POWER OF NIAT.
  • Pahlawan sejati dalah mereka yang selalu tenang dalam kesibukan, tersenyum dalam kesedihan, sabar di bawah tekanan, bekerja dalam kesulitan, optimis di depan tantangan.
  • Janganlah kalian berputus asa, karena putus asa bukanlah akhlak seorang muslim. Sesungguh realita hari ini adalah impian hari kemarin & impian hari ini adalah realitas hari ini.
  • Sungguh indah ukhuwah atas dasar iman. Setiap yang di dalamnya saling menjaga izzah saudaranya. Melantunkan doa untuknya. Saling menasehati dalam kebaikan & kesabaran. Atas dasar inilah ukhuwah ini terrajut. Tetap terasa indah meskipun jarak & waktu menjadi pembatas. Semoga Alloh menjaganya sampai semua berkumpul di atas ARSY-Nya.
  • Saat jantung masih berdetak, saat sempat masih melekat, saat jasad masih sehat. Maka nikmat Alloh yang manakah, yang kamu dustakan?
  • Ketika wajah ini penat memikirkan dunia, maka berwudhulah. Ketika tangan ini lelah menggapai cita-cita, maka bertakbirlah. Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah. Ikhlaskanlah semuanya, mendekatlah kepada-Nya. Agar tunduk disaat yang lain angkuh. Agar teguh disaat yang lain runtuh. Agar tegar disaat yang lain terlempar.
  • Barang siapa yang di dalam dadanya terdapat kebun iman & dzikir, di dalam akalnya ada taman ilmu & pengalaman, maka ia tidak akan bersedih atas barang-barang dunia yang luput darinya.
  • Barang siapa meninggalkan sesuatu karena Alloh, maka Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik.
  • Manusia diciptakan sama, yang membedakan hanyalah amal perbuatan. Janganlah kita tergiur oleh hiasan dunia & janganlah kita terlena oleh pujian. Sesungguhnya pujian adalah ujian yang paling berat daripada kepahitan.
  • Tiap hari adalah indah jika Alloh bersamamu. Malaikat mendoakanmu. Senandung Al-Qur’an memberimu semangat. Kerinduan pada Alloh jadi penghiburmu. Maka maukah engkau merasakan setiap harimu itu indah?
  • TAHAJUD adalah sarana mendekatkan diri pada Alloh, sunnah para Nabi, hal yang paling dibenci syetan, pemberat timbangan amal, maka bukalah hatimu & bersujudlah. Niscaya Alloh akan memberimu yang terbaik.
  • Mesjid adalah pasar akherat. Buku adalah sahabat umur manusia. Amal adalah taman di alam kubur. Akhlak yang baik adalah mahkota kemuliaan. Baik hati adalah pakaian yang paling indah.
  • Meninggalkan dunia memang berat. Tapi meninggalkan syurga itu jauh lebih berat. Sesungguhnya maharnya syurga itu adalah meningggalkan kesenangan dunia.
  • Hidup laksana siang dan malam. Seterang apapun siang tidak akan mampu mengalahkan gelapnya malam. Begitupun, sepekat apapun gelapnya malam, tak kuasa menahan terangnya siang. Hidup hanyalah pergiliran. Dari gelap menuju terang. Dari terang kembali ke kegelapan. Begitu seterusnya, dari kesulitan menjadi kemudahan & seterusnya. Jangan bersedih, karena kesulitan diikuti kemudahan. Semakin pekatnya malam, pertanda siang akan menjelang.
  • Sesungguhnya jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Alloh & ikhlas kepada-Nya, maka tidak ada yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat & lebih baik darinya.
  • Hati umpama kaca. Jangan biarkan ia retak. Akal umpama air. Jangan biarkan ia kering. Iman umpama debu. Jangan biarkan ia hilang. Silaturahmi umpama tali. Jangan biarkan ia putus.
  • Ketika perjuangan kita tak membuahkan hasil, maka saat itu kita sedang belajar tentang ketulusan. Ketika usaha kita dinilai tak penting, maka saat itu kita sedang belajar keikhlasan. Ketika hati kita terluka, maka saat itu kita sedang belajar untuk memaafkan. Ketika kita merasa lelah dan kecewa, maka saat itu kita sedang belajar tentang ketangguhan. Ketika kita merasa letih hingga ingin berhenti, maka saat itu kita sedang belajar arti pengorbanan. Ketika semua cobaan datang menyapa kita, maka saat itu kita sedang belajar untuk lebih bersyukur & mendekat pada-Nya.
  • Jadikan dzikir kepada Alloh sebagai hiasan hatimu. Jadikan ikhlas sebagai fondasi & landasan dzikirmu, karena dengan dzikrullah yang kamu abadikan menjadi hiasan hatimu dengan ikhlas, akan membakar setan musuhmu yang senantiasa mencengkeram & menggigit hatimu.
  • Sehingga hatimu akan menjadi lembut, tabiatmu menjadi ramah, tutur katamu akan terjaga dengan etika & nafsumu akan tunduk dengan hatimu.
  • Kesendirian akan lebih baik dibandingkan bersama dengan orang munafik. Namun kebersamaan akan lebih mulia ketika kita berkumpul dengan orang sholeh & bertaqwa.
  • Diantara tanda kebaikan seseorang adalah dengan adanya cahaya dalam qolbu, kecerahan wajah, kemudahan dalam rizki & cinta dalam hati manusia. Dan diantara tanda keburukan seseorang adalah hitamnya hati, suramnya wajah, takut kematian & kebencian dalam hati mahkluk terhadapnya.
~Hidup Perlukan Pengorbanan~
"Bila takdir berbicara, lidah kelu tidak berkata. Allah itu Maha Adil, Maha Mengetahui setiap kehendak hamba-Nya. Tarbiyah-Nya penuh hikmah. Bila hati tawakal pada-Nya, ketenangan pasti menyinggah. Tersentuh akan nikmat kasih-Nya pada diri. Katakan pada hati, segalanya punya hikmah yang telah indah di susun-Nya. Senyum lah selalu walau di uji, walau hati rasa tak mampu dengan ujian. Kita perlukan-Nya lebih dari segala-galanya. Di mana Dia di hatiku? Carilah Dia disetiap langkah"

Manusia & Ujian Hati - Muhasabah Diri

Hati manusia sering kali diuji. Hanya bertemankan iman untuk mengharungi perasaan yang Allah anugerahkan ini. 

Saat hati diuji dengan kecintaan pada manusia, airmata menjadi peneman setia. Hanya Allah tempat meluah segala, hanya Dia mengetahui isi hati hambaNya. Sungguh, perasaan ini fitrah. Allah hadiahkan buat semua hambaNya, sebagai satu nikmat tatkala ia digunakan ditempat yang betul,juga sebagai ujian tatkala ia bukan pada masa dan orang yang selayaknya. Kerisauan menerpa, andai perasaan ini menjadikan kecintaan pada Allah itu bukan yang utama.

Aku hamba Tuhanku, bukan hamba cinta manusia..!

Seringkali berdoa agar Allah hilangkan perasaan yang bukan pada tempat dan waktunya, supaya dapat terus mengharungi kehidupan seperti biasa. Dan Allah itu Maha Mengetahui apa yang terbaik buat hambaNya. Andai diberikan lagi ujian menguji hati, lebih hebat dan perlunya ketahanan Iman yang lebih mantap untuk mengharungi ujian ini.

Sungguh, Dia menguji dengan hikmah. Setiap darinya diselitkan pengajaran, bukan sekadar ujian kosong. Berdiri hari ini, meneruskan langkah, berbekal keyakinan yang tinggi padaNya, berserah segala padaNya. Meniti hari dengan tanda tanya yang hanya Allah akan beri jawapan suatu hari nanti.

Antara bertemu cinta manusia, atau lebih pasti untuk bertemu janji denganNya di akhirat sana.!


Aku hanya manusia biasa, kita hanya manusia biasa, yang sedang sentiasa cuba perbaiki diri. Mengagumi srikandi Islam dahulu,mengagumi sahabat-sahabt Nabi terdahulu, namun jauh sekali dibandingkan dengan mereka.  Mendidik diri, mendidik jiwa, mentarbiyah hati agar terus kuat melangkah dengan pasti, penuh keyakinan pada janji Ilahi. Berpegang teguhlah dengan tali Allah, agar kita tahu bahawa Allah sedang melakar sesuatu yang indah sebagai jalan kehidupan kita walau ia ujian sukar buat kita.

“Rabbi Yassir Wala Tu’assir, Rabbi Tammim Bil Khair”
Ya Allah, permudahkanlah jangan kau susahkan, semoga segalanya berakhir dengan baik

“Hasbunallah wa ni’mal wakil”
Allah cukup bagiku dan Dialah sebaik baik penjaga
Notakaki : Andai bidang pengurusan perniagaan mengajar kita mengurus sebuah perniagaan dengan baik, perlunya juga kita belajar bidang pengurusan hati agar ia dapat diurus dengan baik berpandukan iman dalam diri.